Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menggelar acara Penyerahan Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi di Lingkungan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, yang dihadiri Ketua BNSP  Bapak Kunjung Masehat, S.H., M.M. Acara Juga dihadiri mantan Kapolri yang juga menjabat sebagai  Ketua Pembina Yayasan Brata Bhakti, Bapak Jenderal Polisi (P) Dr. Drs. Chaerudin Ismail, S.H., M.H,  Ketua Pengurus Yayasan Brata Bhakti, Bapak Irjen Pol (P) Dr. Drs. E Winarto H, S.H., M.Si Beserta Jajaran Pengurus dan  Kepala LL Dikti Wilayah III Yang Diwakili Oleh Kabag Umum LLDikti Wilayah III Ibu Yulianti, SE. Acara ini diselenggarakan di Kampus II Ubhara Jaya, Bekasi (24/4) dan  dihadiri oleh mahasiswa serta dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

Dalam Sambutannya, Rektor Ubhara Jaya Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H, M.M menjelaskan, berdasarkan amanat undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan peraturan pemerintah nomor 10 tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Universitas Bhayangkara Jakarta Raya telah mendirikan lembaga sertifikasi profesi, LSP P-1 yang sudah ditetapkan oleh lembaga otoritas sertifikasi kompetensi di indonesia yaitu badan nasional sertifikasi profesi atau bnsp. Untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan sektor industri universitas bhayangkara jakarta raya akan terus membangun kerjasama untuk program pemagangan maupun pendidikan dan pelatihan keahlian teknis sehingga program link and match dapat diwujudkan. Dengan demikian Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menjadi mitra strategis bagi sektor industri.

Saat ini perkembangan sosial secara nasional bahkan internasional, di bidang akademi mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, seiring lahirnya generasi muda yang memasuki dunia perguruan tinggi, sehingga terdapat pertumbuhan jumlah mahasiswa yang cukup besar. Disamping itu pertumbuhan kebutuhan SDM manusia juga terjadi pergeseran perilaku yang menuntut SDM yang profesional dibidangnya.

Dengan hal itu, UBJ akan terus mengupayakan peningkatan mutu akademisi dan mutu lulusan sehingga mendekati kebutuhan pasar kerja, yang menghendaki adanya penguasaan di bidang tertentu. Dengan demikian LSP yang disetujui BNSP, akan menjadikan UBH sebagai lembaga yang diperhitungkan khalayak untuk menguji kompetensi seseorang.

Lembaga Sertifikasi Profesi di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) atas persetujuan BNSP, diberikan kewenangan rangka uji kompetensi profesi bidang Tenaga Operasional Pemasaran, Teknisi Akuntansi Ahli, Manajer Sumber Daya Manusia, Petugas Penanganan Bahaya Gas H2S, Pemrogram Basis Data, Network Administrator Madya, Ahli Muda Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Ahli Masya Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Ahli Pengeboran Sumur Migas dan Panas Bumi serta Humas Junior.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ubhara Jaya dengan Universitas Satyagama, Universitas Paramadina, STIE (IPWIJA) dan ASPHRI dan juga Penandatanganan Nota kesepakatan (MoA) antara Fakultas Ekonomi, Fakultas teknik Ubhara Jaya dengan Fakultas Ekonomi Universitas Satya Negara Indonesia, STIE Indonesia dan PT Framas Indonesia, di Auditorium Ubhara Jaya Kampus II Bekasi